25Okt/19

Hebat..Mahasiswa Fikom Uniga Wakili Jabar ke Tingkat Nasional

Diselengarakannya seleksi Duta Pemuda Indonesia 2019 tingkat Jawa Barat, di hotel Pasar Baru Square, untuk memilih 5 duta putra dan 5 duta putri mewakili ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Sulawesi Utara pada tanggal 31 Oktober – 6 November 2019 mendatang, untuk acara nusantara yang diikuti oleh 34 provinsi di indonesia.

5 duta pemuda putra dan 5 duta pemuda putri untuk dikirim ke tingkat nasional, dan yang lolos, kelompok Putri yaitu, Nisa Dwi Ramdini (Kab.Sumedang), Mutiara Adinda H (Kota Bandung), Laras Nurbani A (Kab.Bandung), Ade Nur Lestani (Kab.Cirebon) dan Kintan Nisrina NA (Kab.Subang) sedangkan kelompok putera yang lolos diantaranya, Arbi Nuralamsyah (Kab.Sukabumi), Ari Nurhaqi (Kab.Garut), Ipan Ripandani (Kab.Sumedang), Ramanda (Kab.bandung barat) dan Herdiana (Kab.Pangandaran).

Dimana pada saat itu perwakilan Garut, Ari Nurhaqi masuk ke tingkat nasional dan mendapatkan nilai terbaik 2 se-Jawa Barat. Diketahui ia merupakan mahasiswa aktif Universitas Garut (Uniga) semester 3 dari Fakultas Ilmu Komunikasi.

Tak hanya itu, Ari adalah satu satunya perwakilan dari kabupaten Garut yang masuk ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Barat ke Sulawesi Utara nanti.

“kesempatan ini sangatlah membuat saya senang dan bangga, karna tidak semua orang bisa ada di posisi saya saat ini, karena seleksinya yang sangat ketat,” ucap Ari, Kamis (24/10/2019).

Dan saat ini Ari dan para duta lainnya akan melakukan proses pembekalan materi, pentas seni dan yang lainnya yang akan di lombakan disana.

Sumber :

26Sep/19

Universitas Garut Gelar Wisuda Angkatan XXVII, Ini Lulusan dengan IPK Tertinggi

Universitas Garut (Uniga) menggelar Sidang Terbuka Senat Universitas Garut dalam Rangka Wisuda angkatan XXVII Pasca Sarjana, Sarjana dan Diploma tahun ajaran 2019-2020 yang diselenggarakan di halaman kampus Uniga, Jalan Raya Samarang, KecamatanTarogong Kaler, Rabu (25/09).

Dalam sambutannya, Rektor Uniga Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng menyampaikan, kedepan pihaknya memiliki rencana untuk melaksanakan Wisuda sebanyak tiga kali dalam satu tahun, maksudnya untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar lebih cepat menyelesaikan studinya, karena banyak mahasiswa dalam menyelesaikan studi perkuliahan menunggu agenda wisuda dilaksanakan.

“Empat tahun yang lalu wisuda Uniga hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun, lalu ditambah menjadi dua kali, seiring dengan perkembangan mahasiswa terus bertambah, sehingga tidak mungkin lagi wisuda dilaksanakan satu kali bahkan dua kalipun rasanya sudah tidak memadai,” kata Syakur.

Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H Abdusy Syakur Amin, M.Eng

Masih menurut Rektor, dari 576 lulusan, 61 diantaranya lulusan yang berasal dari luar Jawa Barat diantaranya dari Jawa Tengah, Bengkulu, Riau, Pontianak, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantar Timur, Kalimantan Utara, Palembang, NTT, Kepulauan Riu dan Papua, banyaknya mahasiswa yang berasal dari luar pulau jawa sebagai bukti bahwa Universitas Garut (Uniga) sudah dikenal dan diakui tidak hanya di Jawa Barat tapi di tingkat Nasional.

“Ini bukti pengakuan kualitas Uniga tidak hanya tergambar dari predikat akreditasi institusi B tapi sudah nyata diterima oleh masyarakat secara luas,” jelasnya.

Dalam acara Sidang Terbuka Senat Uniga dalam rangka wisuda tersebut ada 576 lulusan yang merupakan wisudawan yang berasal dari berbagai program studi diantaranya dari Ilmu administrasi negara S1 (38 lulusan), Akuntansi D3 (13 lulusan), akuntansi S1 (59 lulusan), Manajemen S1 (81 lulusan), Agroteknologi S1 (44 lulusan), Peternakan S1 (11 lulusan), Farmasi S1 (256 lulusan), Pendidikan Agama Islam S1 (38 lulusan), PGMI S1 (16 lulusan) dan Ilmu Komunikasai (35 lulusan).

Selain itu, dilaksanakan juga deklarasi Kampus Bersinar (Bersih Narkoba) yang disaksikan langsung Ketua BNN Pusat serta pengumuman para lulusan terbaik dengan IPK tertinggi di tiap tiap fakultas, diantaranya : Prodi Administrasi Negara S1 atas nama Siti Nuraeni IPK : 3,92. Akuntansi S1 : Gina Agustina IPK : 3,95. Akuntansi D3 : Rani Indah Wulansari IPK : 3,98. Agroteknologi S1 : Triyani Nurhayati IPK : 3,95. Peternakan S1 : Asep Ramdani Fauzi IPK : 3,79. Farmasi S1 : Regiana Ulfah, IPK : 3,98. PAI S1 : Cecep Nansir Sirojudin, IPK : 3,89. PGMI S1 : Fauziah Saniah, IPK : 3,89. Ilmu Komunikasi S1 : Syaidah Nurhalimah, IPK : 3,98.

24Sep/19

Pelepasan Wisudawan Fikom Ke XXVII Gelombang I T.A 2019 / 2020

Senin 23 September 2019, Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng membuka acara Pelepasan wisudawan/wisudawati Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut, Pelepasan Wisudawan tersebut di hadiri Oleh Wakil Rektor II Dr.H Nizar Alam Hamdani,SE., MM., MT , Wakil Rektor III Bid.Kemahasiswaan Iman Saifullah, S.Pd.I., M.Pd.I, Pimpinan dan staf Fikom , Staf Rektorat dan para wisudawan Gelombong Ke 1 Fakultas Ilmu komunikasi.

Acara pelepasan tersebut dilaksanan di EatBoos Jalan Raya Cimanuk .

23Sep/19

Mahasiswa Fikom Uniga Donasikan 1000 Masker untuk Kalimantan dan Riau

Ratusan mahasiswa baru Universitas Garut (Uniga) menggalang donasi 1000 masker untuk korban kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dan Riau. Kegiatan ini dilakukan pada hari ketiga pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) Uniga, Sabtu (21/09/2019).

Para mahasiswa itu diwajibkan untuk membawa satu buah masker sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap korban kabut asap yang hingga kini masih melanda beberapa daerah di Kalimantan dan Riau.

Kegiatan ini melibatkan lima fakultas yang terdiri dari Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, serta Fakultas Pendidikan Islam dan Kejuruan (FPIK).

Berawal dari salah satu mahasiswa yang tergerak untuk bisa membantu masyarakat Kalimantan dan Riau. Dengan rencana yang terbilang sangat singkat, dibantu oleh beberapa rekannya serta Partisipasi dan bantuan dari BEM setiap fakultas juga para panitia PKKMB, kegiatan yang hanya terencana dalam dua hari ini akhirnya bisa berjalan dengan lancar, bahkan berhasil mengumpulkan lebih dari target yaitu 1000 masker.

“Walaupun nilainya tak seberapa, tapi yang penting bisa membantu. Semoga dengan gerakan donasi masker ini bisa membuat orang-orang lebih peduli terhadap sesama,” ujar Erwan, ketua pelaksana PKKMB Fakultas Teknik di sela pengumpulan masker.

Masker yang sudah terkumpul nantinya akan di kirimkan ke daerah terdampak Karhutla melalui CT Arsa Foundation yang akan berangkat langsung ke lokasi pada tanggal 25 September mendatang

Sumber :